Membangun Bersama Menikmati Bersama Menuju Tapin Sejahtera

****************************Terwujudnya Kemandirian Pangan dan Petani Sejahtera ******************************************************Terwujudnya Kemandirian Pangan dan Petani Sejahtera********************************************

30/08/16

CALON PENERIMA PENGHARGAAN ADHIKARYA PANGAN NUSANTARA
KABUPATEN TAPIN

Tim verifikasi penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara (APN) Provinsi Kalimantan Selatan melakukan uji dan kelayakan Bupati Tapin sebagai Dewan Ketahanan Pangan Tapin yang akan diusulkan mendapatkan APN Tingkat Nasional Kategori PEMBINA.

Tim Verifikasi yang dipimpin Kepala BKP3 Prov Kalimantan Selatan langsung melakukan uji dan tanya jawab dengan Wakil Bupati Tapin Ir. H Sufian Noor pada Jumat 26 Agustus 2016.
Enam orang Tim Verifikasi yaitu
1.    Prof. Dr Ir H Lutfhi Ms (Dekan Fakultas Pertanian UNLAM)
2.    Ir. Siti Rahmi Fatmawati MP (Kepala BKP3 Provinsi Kalimantan Selatan)
3.    Ir. H. Fauzi Mahfoed MS (POKJA Ahli DKP)
4.    Ir. H. Yusuf Azis MSc
5.    Dr. Ir. Bambang Fredickus MP
6.    Rahdian Noor Amd

Menurut Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Provinsi Ir. Siti Rahmi Fatmawati MP, Provinsi Kalimantan Selatan melakukan uji dan kelayakan untuk menerima penghargaan Adhikarya pangan Nusantara di 3 kabupaten yaitu Kabupaten Tapin, Tanah Bumbu, dan Tanah Laut. Dalam Verifikasi calon penerima Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara di tingkat Kabupaten ini, untuk mencocokkan data administrasi dengan sebenarnya, bagaimana kepedulian seorang Kepala Daeerah yang peduli terhadap Ketahanan Pangan di daerahnya. Jadi tidak hanya di Ketahanan Pangan saja tetapi bidang Pertanian serta sarana dan prasarana penunjang lainnya yang telah dilakukan dilengkapi dengan data pendukungnya yang diverifikasi.
Sementara itu, Wakil Bupati Tapin Ir. H. Sufian Noor MP, bidang pertanian dalam waktu 3 tahun terakhir berkomitmen untuk terus mendukung pertanian, karena di Tapin sebagian besar masyarakat bekerja dibidang pertanian. Salah satu dukungan  kami dibidang pertanian ialah Perbaikan Infrastruktur seperti Perbaikan jalan didesa-desa maupun di jalan usaha tani yang sampai pada hari ini sudah mencapai 70 %.
Untuk diketahui pada tahun 2014 lalu hasil padi di Kabupaten Tapin mencapai 156 ribu ton dan untuk konsumsi masyrakat Tapin hanya 20 ribu ton pertahun.

Berikut beberapa calon Penerima Penghargaan APN dari kabupaten Tapin:
     1. Pembina
-       Bupati Tapin
2   2.  Pelaku
-       Nafiah (Kelompok Tani Sejahtera)
-       Kelompok UPPKS Gunung Merbabu
-       KWT Pepaya
3   3. Pelopor
-       Muhammad Khalilurrahman (Pelopor Cabe Hiyung)
4   4. Pelayanan
-       Deden Abdul Wahab (Kepala BP Kecamatan Tapin Selatan)
-       Bambang Mirodo (Inseminator Buatan)
-       Bardiah
5   5. Pemangku
-       A. Bakeri
-       Sukarlis



04/08/16

BKP3 Tapin Gelar survey PPH 2016



Guna mengetahui pola konsumsi masyarakat, pemerintah menggelar Survey Pola Pangan Harapan 2016, kegiatan nasional yang dilakukan serentak tersebut, mulai di gerakkan di kabupaten tapin, bulan juli 2016.
Kepala BKP3 Kabupaten Tapin, Ir. H. Yusriansyah, MP, Mengatakan, bahwa Survey PPH yang diadakan setiap tahunnya, bertujuan untuk menghasilkan suatu komposisi standar pangan untuk memenuhi kebutuhan gizi penduduk sekaligus juga mempertimbangkan keseimbangan gizi, yang didukung oleh cita rasa, daya cerna, daya terima masyarakat, kualitas dan kemampuan daya beli.
Oleh karenanya diharapkan, kegiatan PPH kali ini berjalan dengan baik dan lancar sehingga mampu menjadi instrument, dalam menilai ketersediaan dan konsumsi pangan, berupa jumlah dan komposisi pangan menurut jenis pangan serta basis untuk perhitungan skor PPH, yang digunakan sebagai indikator mutu gizi pangan dan keragaman konsumsi pangan baik pada tingkat ketersediaan maupun tingkat konsumsi


PPH sendiri merupakan suatu cara menilai kualitas susunan hidangan dengan melihat keseimbangan antar kelompok pangan dalam hidanga

n dimana keseimbangan ini dilihat dari kontribusi tiap kelompok pangan dalam menghasilkan energi. Demikian dijelaskan H. Saidi, S.Pi, kepala bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan.

Lebih lanjut, beliau mengungkapkan bahwa  survey yang mulai digelar pada Juli 2016 ini dilakukan di 18 desa dengan kuisioner kurang lebih 127 Keluarga, Pengisian data survey nantinya akan di input dalam aplikasi khusus PPH, dan hasilnya akan terlihat pencapaian Pola Pangan Harapan  serta tingkat konsumsi di Kabupaten tapin, sehingga dapat menjadi acuan pemerintah daerah dalam mengambil keputusan terkait perencanaan konsumsi, kebutuhan dan penyediaan pangan wilayah.
Sementara itu, hasil data survey pada tahun-tahun sebelumnya menunjukkan pola konsumsi yang semakin baik dan cukup meningkat, pada 2013 sebesar 81,9% meningkat di tahun 2014 sebesar 82,5 % dan pada 2015 meningkat kembali menjadi 83,7 %, peningkatan tersebut tidak terlepas dari berbagai upaya pemerintah daerah dalam menggencarkan penerapan pola pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman, salah satunya melalui kegiatan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) melalui konsep KRPL. Dimana salah satu kegiatannya adalah pemberdayaan kelompok wanita melalui optimalisasi pemanfaatan pekaranga.

Pada tahun 2015, total kalori sebesar 1.814, masih dibawah angka kecukupan energi yaitu sebesar 2000,0 Kkal/Kap/Hari, tentunya Pemerintah Daerah masih perlu memberikan lebih banyak motivasi kepada masyarakat sehingga kesediaan masyarakat daerah mengkonsumsi pangan secara beragam, berimbang dan bergizi serta aman semakin meningkat.